UAS ERP ini dengan membuat tugas yang telah dbagikan kepada setiap Mahasiswa .
Saya : Irwandi , Nim : 4412216225 , mendapatkan nomer undian untuk soal pilihan nomer 3 yaitu :
Modul HRD yang terkait dengan
1. Penerimaan karyawan (Recruitment)
Sekilas tentang Recruitment
Rekrutmen (Recruitment) adalah proses penarikan sekelompok kandidat untuk mengisi posisi yang lowong. Perekrutan yang efektif akan membawa peluang pekerjaan kepada perhatian dari orang-orang yang berkemampuan dan keterampilannya memenuhi spesifikasi pekerjaan.
Menurut Faustino Cardoso Gomes (1995:105)Rekrutmen merupakan proses mencari, menemukan, dan menarik para pelamar untuk dipekerjakan dalam dan oleh suatu organisasi.
Rekrutmen merupakan proses komunikasi dua arah. Pelamar-pelamar menghendaki informasi yang akurat mengenai seperti apakah rasanya bekerja di dalam organisasi bersangkutan. Organisasi-organisasi sangat menginginkan informasi yang akurat tentang seperti apakah pelamar-pelamar tersebut jika kelak mereka diangkat sebagai pegawai.
Tujuan Rekrutmen
Menurut Henry Simamora (1997:214) proses rekrutmen memiliki beberapa tujuan, antara lain:
1. Untuk memikat sekumpulan besar pelamar kerja sehingga organisasi akan mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk melakukan pemilihan terhadap calon-calon pekerja yang dianggap memenuhi standar kualifikasi organisasi.
2. Tujuan pasca pengangkatan (post-hiring goals) adalah penghasilan karyawan-karyawan yang merupakan pelaksana-pelaksana yang baik dan akan tetap bersama dengan perusahaan sampai jangka waktu yang masuk akal.
3. Upaya-upaya perekrutan hendaknya mempunyai efek luberan (spillover effects) yakni citra umum organisasi haruslah menanjak, dan bahkan pelamar-pelamar yang gagal haruslah mempunyai kesan-kesan positif terhadap perusahaan.
Proses Rekrutmen
Proses rekrutmen meliputi beberapa poin penting, menurut Simamora (1997:221):
1. Penyusunan strategi untuk merekrut
Di dalam penyusunan strategi ini, departemen sumber daya manusia bertanggung jawab didalam menentukan kualifikasi-kualifikasi pekerjaan, bagaimana karyawan akan direkrut, di mana, dan kapan.
2. Pencarian pelamar-pelamar kerja
Setelah rencana dan strategi perekrutan disusun, aktivitas perekrutan sesungguhnya bisa berlangsung, melalui sumber-sumber perekrutan yang ada. Banyak atau sedikitnya pelamar dipengaruhi oleh usaha dari pihak perekrut di dalam menginformasikan lowongan, salah satunya adanya ikatan kerjasama yang baik antara perusahaan dengan sumber-sumber perekrutan external seperti sekolah, universitas.
3. Penyisihan pelamar-pelamar yang tidak cocok / penyaringan
Setelah lamaran-lamaran diterima, haruslah disaring guna menyisihkan individu yang tidak memenuhi syarat berdasarkan kualifikasi-kualifikasi pekerjaan. Di dalam proses ini memerlukan perhatian besar khususnya untuk membendung diskualifikasi karena alasan yang tidak tepat, sehingga di dalam proses ini dibutuhkan kecermatan dari pihak penyaring.
4. Pembuatan kumpulan pelamar
Kelompok pelamar (applicant pool) terdiri atas individu-individu yang telah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh perekrut dan merupakan kandidat yang layak untuk posisi yang dibutuhkan.
Sistem Rekrutmen
Menurut Simamora (1997:246) untuk menciptakan suatu sistem rekrutmen yang efektif para manajer dan manajer sumber daya manusia, seyogyanya menerapkan beberapa hal, antara lain:
1. Mendiagnosis seefektif mungkin (berdasarkan kendala waktu, sumber daya finansial, dan ketersediaan staff pelaksana yang ada) faktor-faktor lingkungan dan organisasional yang mempengaruhi posisi yang perlu diisi dan aktivitas rekrutmen.
2. Membuat deskripsi, spesifikasi, dan standart kinerja yang rinci.
3. Menentukan tipe individu-individu yang sering dikaryakan oleh organisasi dalam posisi yang sama.
4. Menentukan kriteria-kriteria rekrutmen.
5. Mengevaluasi berbagai saluran dan sumber rekrutmen
6. Menyeleksi sumber rekrutmen yang kemungkinan menghasilkan kelompok kandidat yang paling besar dan paling sesuai pada biaya yang serendah mungkin.
7. Mengidentifikasikan saluran-saluran rekrutmen untuk membuka sumber-sumber tersebut, termasuk penulisan iklan, menjadwalkan program rekrutmen.
8. Menyeleksi saluran rekrutmen yang paling efektif biaya.
9. Menyusun rencana rekrutmen yang mencakup daftar aktivitas dan daftar untuk menerapkannya.
Berikut saya lampirkan tutorial Proses Recruitment menggunakan OpenERP.
Tutorial Proses Recruitment menggunakan OpenERP.
Tutorial Recruitment Karyawan - Document-1
Tutorial Recruitment Karyawan - Document-2
2. Penggajian karyawan
Proses Penggajian Karyawan Adalah Proses Konfigurasi , dan transaksi penggajian karyawan sampai memunculkan Payslipp ke pada tiap karyawan ,
Berikut Tutorialnya
Tutorial Penggajian Karyawan menggunakan OpenERP
Tutorial Penggajian Karyawan - Document-1
Tutorial Penggajian Karyawan - Document-2
Contoh Payslips
3. Setting Modul HRD
Proses Konfigurasi Module HRD agar bisa digunakan dan terintegrasi dengan proses akunting .
Berikut Tutorial Setting Modul HRD
Tutorial Setting Modul HRD - Document -1
Tutorial Setting Modul HRD - Document -2
--> #Untuk Soal Wajibnya Yaitu dengan menampilkan Laporan Keuangan : Balance Sheet dan Profit/Loss Statement.
Ini adalah proses setelah melakukan transaksi akunting .
\maka laporan transaksi bisa dilihat dengan mengeksekuai sub module laporan keuangan : Balance Sheet Dan Profit Loss Statement
1. Berikut penjelasan shingkat tentang Balance Sheet
Neraca Keuangan (Balance sheet) merupakan laporan keuangan yang mencakup asset, kewajiban (liability), dan modal (Equity/Ekuitas).
Neraca Keuangan membantu pihak manajemen maupun shareholder dalam melihat posisi struktur keuangan baik dari segi permodalan, kewajiban-kewajiban perusahaan, ataupun asset yang dimiliki.
Neraca keuangan terdiri dari 2 kolom, di sebelah kiri merupakan kolom asset, dan di sebelah kanan adalah kewajiban (liability) dan Modal (equity).
Asset (Aktiva) = Liability + Equity (Passiva)
A. Asset
Asset merupakan sumber ekonomi atau harta total yang dimiliki oleh perusahaan yang diharapkan memberikan manfaat untuk perputaran usaha.
Dalam kolom asset, tercantum 2 macam kriteria asset.
1. Current Asset = Aset Lancar
asset yang bersifat liquid atau mudah diuangkan (jangka waktu periode kurang dari satu tahun) seperti cash/kas/fresh money, deposito, saham, dll.
2. Fixed Asset = Aset tetap/tidak lancar
Kebalikan dari asset lancar, artinya tidak liquid. Biasanya merupakan asset-asset perusahaan seperti peralatan, bangunan, tanah, dan sebagainya.
B. Liability (Kewajiban)
Liability merupakan kewajiban atau utang yang dimiliki oleh perusahaan sebagai akibat dari proses kegiatan usaha.
Layaknya asset, liability pun dikelompokkan ke dalam 2 bagian, yaitu current liability (Kewajiban lancar/jangka pendek), dan non-current liability atau long term liability (kewajiban jangka panjang).
1. Current Liability
Merupakan utang/kewajiban yang harus dibayarkan dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun.
Contoh : Hutang usaha, hutang bank (waktu jatuh tempo pendek), dll
2. Long-term Liability
Merupakan utang/kewajiban yang harus dibayarkan dengan jatuh tempo lebih dari setahun.
Contoh : Hutang bank (waktu jatuh tempo panjang), hutang obligasi, dll
C. Modal / Equity
Modal biasanya terdiri dari beberapa sumber, yaitu modal pinjaman, modal sendiri (shareholders equity), atau bisa juga dari sisa laba yang ditahan, yaitu laba yang tidak dibagikan ke pemegang saham melainkan diputar untuk kegiatan ekspansi (Retained earning).
2. Berikut Penjelasan tentang Profit / Loss Statement
Laporan laba rugi (Inggris:Income Statement atau Profit and Loss Statement) adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba (atau rugi) bersih.
Unsur-unsur laporan laporan laba rugi biasanya terdiri dari:
- Pendapatan dari penjualan
- Dikurangi Beban pokok penjualan
- Laba/rugi kotor
- Dikurangi Beban usaha
- Laba/rugi usaha
- Ditambah atau dikurangi Penghaslan/beban lain
- Laba/rugi sebelum pajak
- Dikurangi Beban pajak
- Laba/rugi bersih
Berikut Tutorialnya Menampilkan Balance Sheet dan Profit Loss
Tutorial Balance Sheet dan Profit Loss - Document-1
Tutorial Balance Sheet dan Profit Loss - Document-2
Contoh Balance Sheet
Contoh Profit and Loss
No comments:
Post a Comment